RIWAYAT HIDUP EYANG SUBUR PARANORMAL ARTIS

Kisah Perjalanan Hidup Penjahit Jadi Dukun Kaya. Sebelum menjadi seorang paranormal terkenal di kalangan artis, Eyang Subur pernah menjadi buruh jahit di salah satu perusahaan konveksi kawasan Kramat Jaya, Jakarta Utara. Demikian dituturkan oleh sahabat sekaligus tetangga Eyang Subur bernama Slamet (65) di Dusun Tugu Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Slamet sendiri saat ini tinggal sekitar 50 Meter dari rumah Eyang Subur

FOTO EYANG SUBUR DAN ISTRI Profil Paranormal Konglomerat

yang kini ditinggali oleh Sutik (Adik Eyang Subur). Pria paruh baya ini menuturkan, sekitar tahun 1974, ia bersama Eyang Subur mengadu nasib di Jakarta. Dua orang ini nekad mengadu nasib di Jakarta dengan bekal keterampilan menjahit. “Saya berangkat ke Jakarta sekitar tahun 1974 bersama Subur (Eyang Subur). Saat itu bekerja di perusahaan konveksi sebagai tukang Jahit,” kenang Suami dari Sofiyah. 

Slamet berada di Jakarta hanya mampu bertahan satu minggu bekerja di perusahaan konveksi. Ia mengaku tidak betah bekerja di perusahaan lantaran tidak sesuai harapan. “Waktu itu katanya perusahaan ini saya pikir hanya penjahit biasa, ternyata sebuah konveksi. Saya tidak betah dan kembali ke Jombang,” begitu ia mengenang.

Sejak saat itu, Ia dan Eyang Subur berpisah. Slamet pulang kampung dan Eyang Subur meneruskan bekerja di perusahaan konveksi. Sejak saat itu itu pula Slamet dan Eyang Subur putus komukasi.

“Baru sekitar tahun 1980 an saya dengar dia (Eyang Subur-red) jadi paranormal. Tapi saya tidak pernah kontak apalagi bertemu,” ceritanya yang hingga kini masih setia menekuni profesi penjahit ini.

Namun, kini Eyang Subur jadi sorotan masyarakat luas setelah bekas muridnya, Adi Bing Slamet sering tampil di layar kaca dan terang-terangan mengatakan bahwa ajaran Eyang Subur menyesatkan. Profil Eyang Subur riwayat hidup dan perjalanan menjadi paranormal kaya dukun artis.

One thought on “RIWAYAT HIDUP EYANG SUBUR PARANORMAL ARTIS”

  1. Apapun itu ceritanya kebaikan dan keburukan seseorang nantinya akan dimintai pertanggung jawabannya oleh اَللّهُ , nah dikarenakan pada awalnya ingin mendapatkan sesuatu sbg tujuan namun dalam perjalanan telah terjadi kekecewaan dan tdk memuaskan maka terjadilah pengingkaran, akhirnya bisa terjadi pendapat/argumentasi yg positif atau negatif utk seolah sbg pembenaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s