Muhammad bukan hanya tontonan

Kaum muslim identik dengan pemujaan terhadap nabinya, di seluruh penjuru dunia hampir setiap hari ada orang-orang yang mengenang kelahiran beliau melalui maulid dan pujian-pujian terhadap beliau. Di setiap majlis, muslimin selalu mendengungkan pujaan terhadap beliau SAW. Tak ada hari tanpa solawat terhadap beliau. Bahkan didalam sholat yang disitu adalah hubungan pribadi antara makhluk dan penciptanya, Allah menyelipkan solawat didalamnya sehingga tidak sah solat seorang hamba tanpa solawat terhadap kekasih Allah yang satu ini.

Tapi nyatanya, ummat muslimin yang selalu mengenang, memuji, dan membanggakan nabinya memiliki moral, akhlak, dan perilaku yang sangat berseberangan dengan nabinya. Mereka selalu menyatakan bahwa Muhammad adalah manusia terbaik, akan tetapi tidak ada upaya dari kaum muslimin untuk meniru beliau. Muhammad diutus untuk ditiru dan dijadikan tauladan (uswatun hasanah), bukan hanya dipuji dan dikenang. Memang segala beliau sangat layak untuk selalu dipuji dan dikenang, dan pujian terhadap beliau sangatlah baik. Akan tetapi beliau akan sedih ketika beliau dipuji, akan tetapi tidak ada yang meniru beliau. Muhammad bukanlah artis yang selalu dilihat dan dipuji atas kehebatan mereka, tapi muhammad adalah idola sempurna bagi seseorang yang ingin sempurna dan bahagia.

Dikutip dalam sebuah buku karya Iqbal seorang pemikir islam yang terkenal, disebutkan bahwa pada suatu saat, iblis bersama “parlemennya” sedang mengadakan sidang untuk membahas permasalahan yang sangat serius yaitu bagaimana caranya untuk menjadikan pemuda muslim menjadi loyo, lemah, tidak bersemangat dan rusak. Satu demi satu dari anggota parlemen ilis memberiakan pendapatnya. Dan anehnya, semua pendapat itu ditolak mentah-mentah oleh iblis. Dan iblis pun berkata bahwa cara yang paling ampuh untuk meloyokan, melemahkan dan merusak pemuda muslim adalah dengan MENCABUT MUHAMMAD DARI HATI MEREKA. Karena saat masih ada Muhammad di hati para pemuda muslim, mereka akan mengikuti Muhammad dalam perilaku mereka, mereka tidak akan pernah gentar dan takut karena yang ada di hati mereka adalah orang yang paling berani, mereka para pemuda tidak akan berlaku buruk karena dihati mereka ada orang yang hidupnya dipenuhi dengan kebaikan, dan mereka akan membela islam sampai titik darah penghabisan karena dihati mereka ada Muhammad sang pembawa islam dengan segala kesempurnaannya.

Dari kisah diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa seluruh upaya yang dilancarkan kaum kafir untuk menghancurkan islam dan merusak pemuda adalah bagaimana menjauhkan manusia dari nabinya, karena ketika manusia jauh dari nabinya akan kehilangan sesuatu yang menjadi pedoman untuk mengantarkan manusia menuju kesempurnaan, sehingga ummat muslim yang jauh dari nabinya akan bingung dan linglung karena tidak ada seorang penunjuk jalan yang akan menunjukkan jalan tujuan yang dituju.

Perusakan moral pemuda dari segala penjuru, baik media, budaya, perekonomian dan sebagainya, tujuannya hanya satu yaitu menjauhkan pemuda dari nabinya. Setelah pemuda telah “kehilangan nabinya” maka mereka akan meniru barat dan orang-orang kafir sehingga mereka akan kehilangan jejak menuju kesempurnaan dan perilaku mereka akan selalu bersebrangan dengan syariat islam. Dan dari sisi ini, orang-orang kafir mudah sekali untuk menghancurkan islam, karena tidak ada generasi selanjutnya yang akan menjaga islam. Maka dari itu, penting sekali mempelajari dan menelaah kehidupan Muhammad sebagai tolak ukur kehidupan kita, kenalkan anak-anak dan adik kita siapa itu Muhammad, yang akhirnya akan menjadikan Muhammad selalu ada dihati kita. Dan musuh islam tidak akan bisa menghancurkan islam karena Muhammad masih ada dihati para pemuda muslim.

9 thoughts on “Muhammad bukan hanya tontonan”

  1. sya stuju trhdp tulisan anda!tapi skli lg, kta mau gmn lg,anda ktakan MUHAMMAD KORBAN HADIS.lingkungan kita skrng sesuai yg diinginkan syaitan, kita udah trlanjur dlm keadaan demikian.jdi kita bingung dan berat hrus berbuat apa!skrng yg trpaparkan dihadapan kita adlh itu.!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s