Kerugian Akibat Hasud; Dari Dibenci Orang Sampai Usia yang Pendek

Banyak kerugian yang didapat oleh orang-orang yang suka hasut dan kerugian itu dapat dikelompokkan dalam dua bagian; kerugian yang kembali pada pribadi orang yang hasut dan kerugian yang menimpa masyarakat. Berikut ini beberapa kerugian yang terjadi akibat hasut:

bisik bisik ganggu kesehatan

Dibenci orang

Salah satu kerugian yang diderita oleh orang yang hasut adalah dibenci orang. Siapa saja yang hasut akan menampakkan keburukan dan sifat hasutnya di tempat ia tinggal. Keberadaannya membuat masyarakat merasa terganggu. Sebenarnya, ketika seorang yang hasut dibenci orang lain, hal itu merupakan dampak alami dari hasut itu sendiri. Karena setiap orang merasa tersiksa dengan racun yang ditebarkannya. Segala bentuk tuduhan dan ucapan buruk tentang orang lain, apakah itu secara langsung atau tidak sudah pasti membuat kesal dan marah masyarakat. Di sini berlaku kaidah bahwa siapa saja yang menjadikan warga di tempat tinggalnya adalah musuh, maka masyarakat juga akan melihatnya sebagai musuh.

Pada dasarnya, ketika seorang yang hasut berbicara tentang keburukan orang lain, ia sedang berusaha agar orang itu dibenci oleh orang lain, tapi sejatinya ia sendirinya yang dibenci orang. Seperti kata pepatah “Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri”.

Tidak tenang

Orang yang hasut senantiasa dalam kondisi terbakar dan hidupnya dalam kondisi tidak tenang, cemas dan tidak ada waktu yang indah baginya. Jarum hasut akan terus menancapkan dirinya di hati orang yang terkena penyakit ini. Orang-orang Perancis mengatakan “Karat memakan besi, sementara hasut menghancurkan hati”. Orang yang hasut senantiasa merasa tersiksa menyaksikan orang lain mendapat nikmat. Sebagaimana nikmat Allah Swt tidak ada akhirnya, maka azab yang menimpa diri orang yang hasut juga tidak ada ujungnya.

Ketenangan, keindahan dan kebaikan adalah pengertian yang tidak pernah dilihat kenyataannya oleh orang yang mengidap penyakit hasut. Rasulullah Saw bersabda, “Orang hasut adalah manusia yang paling tidak tidak bisa merasakan kenikmatan dan kelezatan.”

Seorang hasut yang kaya dan kuat sebenarnya lebih sedikit merasakan ketenangan ketimbang seorang fakir yang lemah, tapi hatinya bersih. Betapa banyak orang kaya yang menghasuti ketenangan yang dimiliki orang miskin. Orang yang hasut bahkan tidak bisa tidur dengan nyaman. Karena penyakit jiwa juga berdampak pada kualitas tidur orang.

Lemah dan sakit-sakitan

Rasa cemas, sedih dan tidak tenang yang menyerang jiwa orang yang hasut membuatnya perlahan-lahan menjadi lemah. Kondisi ini membuat dirinya lebih mudah terkena penyakit. Sifat hasut mengambil kenikmatan tidur dan makanan dari orangnya. Hidupnya hanya mengeluh. Imam Ali as berkata, “Badan yang sehat berasal dari kurangnya sifat hasut. Sifat hasut tidak membiarkan badan tetap sehat. Hasut seperti penyakit yang mengurangi kesehatan badan dan membuat orang yang hasut menjadi kurus dan lemah.”

Orang yang hasud seperti sapi yang setiap harinya menghasilkan 9 ember susu, tapi setelah itu semua susu itu ditumpahkannya dengan tendangannya. Ini ciri khas orang-orang yang hasud. Bila seseorang berusaha membantu sesama dengan perbuatan baik dan layak diberi penghargaan, tapi hasut akan membuat semua itu sia-sia. Perilaku orang yang hasut akan membuat seluruh pengorbanannya hilang dari benak orang-orang. Bila ia telah melakukan ribuan perbuatan baik kepada seseorang, ketika ia berbuat hasut terhadapnya, maka semua yang telah dilakukan itu seperti tidak pernah ada, bahkan ia melihat segala perbuatan baiknya itu sebagai keburukan.

Ibadah menjadi sia-sia

Satu lagi dari kerugian yang bakal menimpa orang yang hasut adalah rusaknya segala ibadah yang dilakukan. Ibadah yang pada dasarnya layak mendapat pahala dari Allah Swt, akan menjadi rusak karena sifat hasut yang dimiliki. Bila seseorang yang hasut melakukan shalat tahajjud di malam hari dan berpuasa di siang hari, bila sifat hasutnya tidak bisa hilang, tidak jelas apakah ia mendapatkan keuntungan dari ibadah itu atau tidak. Apakah ia bisa meraih derajat yang tinggi di surga atau tidak. Begitu buruknya sifat hasut sehingga apa yang dilakukan kebanyakan melanggar perintah Allah Swt dan membuatnya sebagai hamba pendosa.

Umur pendek

Orang yang hasut pendek umurnya. Karena ia lemah dari sisi fisik dan untuk ia harus siap menghadapi kematian. Siapa saja yang kekuatan fisiknya berkurang akibat penyakit, maka kemampuannya untuk menangkal mikroba berbahaya juga semakin kecil. Depresi yang dialaminya membuat penyakitnya semakin kuat dan badannya bertambah lemah. Ketika cengkeraman penyakit berbahaya semakin kuat menyerang badannya, maka upaya untuk membebaskan diri darinya menjadi sangat sulit. Setiap hari berlalu dan penyakitnya semakin bertambah, sehingga ia menemui kematian. Di sisi lain, balasan Allah Swt terhadap orang-orang yang hasut juga tidak membiarkannya tenang

3 gagasan untuk “Kerugian Akibat Hasud; Dari Dibenci Orang Sampai Usia yang Pendek”

  1. Lelaki itu pemimpin bagi perempuan dengan apa-apa yang Allah telah lebihkan sebahagian mereka ke atas sebahagian yang lain, dan lantaran lelaki itu telah memberikan nafkah dengan harta mereka. Perempuan-perempuan yang baik ialah perempuan yang setia dan menjaga diri di belakang suami akan apa-apa yang disuruh Allah menjaganya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s